Formulir Kontak

KONTAK KAMI

Silahkan isi formulir di bawah ini untuk menghubungi kami

Name

Email

Message

Stop Karma Buruk



STOP KARMA BURUK
Rahasia Terbebas Dari Hukum Karma

RAHASIA TERBEBAS DARI KARMA Part 1
Barusan saya baca status pak dhe Ahmad Masruri terkait dengan curhat seorang dukun (terapis) yang ramai pasien gratisan dan kesulitan dapat pasien yang mau bayar. Yang mana dalam hal ini, dikaitkan dengan karma spiritual. Karena dulunya si dukun ini dapet ilmunya secara gratisan mulu, maka sekarang ya dapet balasan begitu... dapet pasien atau murid, tapi yang gratisan saja...


Kasus seperti ini banyak contohnya... seperti yang saya tulis di status kemarin. Bagi siswa NAQSDNA agar hati-hati ketika ilmu pengasihan yang dimiliki, powernya meningkat pesat. Karena resikonya adalah akan ada gangguan dalam keharmonisan rumah tangganya sendiri..

Karena memang demikian kenyataannya. Banyak Pria Alpha Male yang sangat populer di kalangan wanita. Yang Pacarnya bahkan ada ratusan. Tetapi rumah tangganya sendiri hancur lebur... gak bisa utuh kembali...

Saya juga sering dapat klien yang memiliki kasus demikian.

Pernah datang ke rumah saya, seorang wanita cantik mantan penyanyi Cafe yang sudah malang melintang di area Gresik, Lamongan, & surabaya. Rumah tangganya kacau, kemampuannya menyanyi mendadak hilang, kehilangan job.... dan segudang masalah lainnya.... yang setelah saya investigasi, ternyata dia dulunya banyak mempermainkan laki-laki.....

Itulah Hukum Karma...

**

RAHASIA TERBEBAS DARI KARMA Part 2.
Dalam tulisan sebelumnya, ada tambahan dari Pak Dhe Ahmad Masruri demikian bunyinya :

"Kalau dawuh yang saya dengar dari pinesepuh itu aslinya : apa yang kau lakukan pada gurumu, itu pula yang nanti akan dilakukan muridmu padamu."


Dan tambahan pak dhe masruri di atas, selaras banget dengan topik yang akan saya babar kali ini, yaitu Rahasia Terbebas dari Karma.

Apa sih Hukum Karma itu?

Terlepas dari definisi Hukum Karma yang ada dalam keyakinan suatu agama & keyakinan tertentu. Maka di sini saya akan mendefinisikannya secara lebih universal. Jadi, ini bisa berlaku bagi siapa saja. Dan dari agama dan aliran keyakinan apapun saja.

Hukum Karma adalah sebuah aturan universal yang menyatakan bahwa Jika anda melakukan A, maka anda akan mendapat balasan yang serupa atau mirip dengan A, baik secara langsung ataupun tidak langsung. Ringkasnya, jika melakukan A, maka dapat A. ( If Doing A, Then Get A. Direct or indirect ).

Misalnya :
  • Jika anda pernah gak bayar hutang, maka anda akan mengalami piutang anda tidak dibayar orang.
  • Jika anda pernah menampar orang, maka anda nantinya juga akan kena tampar orang.
  • Jika anda suka mempermainkan hati perempuan, maka ketika anda nanti punya anak perempuan. Dia akan mengalami nasib dipermainkan oleh lelaki.
  • dll.

Hukum ini terlihat begitu saklek dan tidak memberikan ruang pilihan lain. Seolah-olah tidak ada sedikitpun ampunan jika kita pernah melakukan kesalahan.

Padahal, khilaf dan salah adalah bagian alamiah dari sifat manusia. Apajadinya jika aturan ini sama sekali tidak dapat diganggu gugat dan bersifat absolut. Tentu kita semua akan mengalami trauma yang mendalam jika melakukan kesalahan. Sedih berkepanjangan, depressi, merasa dikejar dosa, dan takut menghadapi masa depan. Akan menjangkiti semua orang.

Untungnya, kenyataan Aturan Alam ini tidak begitu absolut. Di satu sisi, memang banyak orang yang mendapat balasan yang sama persis atau hampir mirip atas kelakuannya di masa lalu. Namun, disisi yang lain. Banyak juga orang yang kehidupannya baik-baik saja, aman-aman saja, dan bahkan makin bahagia walau pernah berbuat salah.

Dengan kata lain, selain Hukum Karma, di alam semesta ini juga ada variabel lain. Yaitu Lautan Kemungkinan.

Jika anda melakukan A, maka anda tidak selalu akan mendapat A. Bisa jadi anda mendapat A kuadrat, atau minus A, atau dapat B, C, D, dll.

Untuk memahami hal ini dan untuk menemukan Back Door atau suatu terobosan agar kita bisa terbebas dari karma, maka kita harus membedah apa rahasia yang ada di balik Pola Aturan Alam yang disebut Hukum Karma...



Memutus Lingkaran Karma Buruk
Hukum Karma atau lebih mudahnya disebut hukum sebab-akibat. Hukum ini sangat mirip dengan Hukum Ketiga Newton – setiap tindakan memiliki reaksi yang sama dan berlawanan.

Apapun yang kita lakukan, apapun tindakan yang kita ambil akhirnya bermanifestasi pada kehidupan kita sendiri.

Artinya, apa saja perbuatan yang kita lakukan akan kita dapatkan kembali. Setiap kali kita mengambil tindakan, kita menggerakkan lingkaran energi alam semesta yang selalu berputar.

Oleh karena itu, jika kita melakukan perbuatan baik, kebaikan akan datang kembali kepada kita, meski awalnya kita tidak pernah menyadari.

Demikian juga, jika kita melakukan hal-hal buruk, kita tidak bisa lepas menuai akibat dari keburukan yang sudah kita buat di masa lalu.

Pola itu selalu berulang, ini adalah hukum universal yang telah dikenal orang sejak zaman dahulu.

Hukum Karma menekankan pada hubungan sebab dan akibat antara perbuatan kita dan kehidupan kita.

Ini menyatakan bahwa apapun yang kita lakukan di masa lalu berkaitan erat dengan apapun yang terjadi kepada kita di masa depan – termasuk orang, keadaan, dan situasi.

Perbuatan baik menarik orang, situasi, dan keadaan positif, sementara perbuatan buruk pasti menarik segala sesuatu yang negatif. Jadi jika ada hal-hal buruk yang terjadi pada Anda, tanyakan pada diri Anda sendiri, apa yang sudah Anda kerjakan di masa lalu anda.

Hukum Karma juga mencakup Hukum Pertanggungjawaban, ini menyatakan bahwa Anda harus berhenti mengeluhkan ‘cobaan dari Tuhan’ dan mengambil tanggung jawab penuh atas tindakan Anda sendiri.

Jika hal-hal buruk terjadi pada Anda, itu tandanya Anda harus bertanggung jawab atas akibatnya. Jadi, hadapilah tanggung jawab, introspeksi diri, dan segera rubah dengan perbuatan positif jika Anda ingin membawa perubahan dalam hidup Anda, bukan mengeluhkan nasib buruk dan menyalahkan orang lain.

Apa yang Anda berikan, adalah apa yang Anda terima nanti.

Jika Anda menginginkan persahabatan, kejujuran, kepercayaan dan cinta yang positif dalam hidup, berarti Anda harus memulai hal positif dalam diri Anda sendiri terlebih dahulu.

Apa saja yang Anda lakukan, mereka akan selalu datang kembali kepada Anda – mungkin dalam bentuk dan cara yang berbeda, tetapi kejadian akan selalu datang kembali kepada Anda.

Nasihat kuno para orang bijaksana dari Timur mengatakan bahwa segala perubahan dan segala bentuk yang ada merupakan ekspresi ruang dan waktu dari satu energi universal yang dikendalikan oleh hukum-hukum spiritual. Demikian juga fisika modern menganggap bahwa semua fenomena yang berhubungan dengan sensasi fisik merupakan hasil dari energi, dimana pada tingkat sub atom diatur oleh hukum kuantum fisika (Capra, 1975; Toben, 1975 dalam Russel, 1982).

Jika diterapkan pada perilaku manusia, maka ide tentang energi ini menjadi suatu konsep yang mensintesakan pandangan tradisi spiritual Timur, fisika dan psikologi Barat (Russel, 1982). Psikosintesis menurut Russel (1982) memahami manusia sebagai sebuah sistem energi.

Semua tindakan, kesan, emosi dan pikiran pada dasarnya merupakan bentuk energi yang bervariasi. Jika seseorang memaknai perilakunya sebagai energi, maka kemungkinan untuk mengalami transformasi menjadi lebih nyata dan lebih hidup, serta membuka berbagai pilihan ekspresi, realisasi, dan manifestasi yang baru.

Hukum Kekekalan Energi mengatakan "Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, energi hanya dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya". Hukum ini diketemukan oleh James Prescott Joule, seorang ahli fisika Inggris yang namanya diabadikan menjadi satuan energi.

Hukum ini juga berlaku dalam kehidupan manusia. Aktivitas yang kita lakukan setiap hari merupakan perubahan energi dari satu bentuk ke bentuk lainnya.

Contohnya, saat kita makan, kita mengubah energi kimia dari makanan menjadi energi yang kita gunakan untuk bergerak dan berpikir. Energi yang kita berikan untuk tempat saat kita bekerja akan ditukar menjadi energi potensial yang kita dapatkan dari perusahaan (income).

Akan tetapi, energi tersebut tidak akan berubah saat kita diam. Oleh karena itu, gunakanlah waktu yang kita miliki untuk Action, bergerak, bekerja dan berkarya. Jangan hanya diam, jika anda menghendaki terjadinya perubahan energi.

Otak bukanlah satu-satunya alat untuk menyimpan memori. Alam semesta ini pun memilikinya, Memori seluruh makhluk, termasuk manusia, sejak awal hingga akhir tersimpan di matriks alam semesta (The FIeld, Zero Point Field, Divine Matrix, atau apapunlah penamaannya). Setiap dari kita terkoneksi ke sana, Ke sebuah matrix dari collective mind. Otak ibaratnya adalah alat receiver untuk mengakses memori yang mengapung di matriks ini.

James, bapak psikologi Amerika, mengatakan bahwa Daya yang menggerakkan dunia berada dalam pikiran bawah sadar anda. Pikiran bawah sadar anda mengontrol semua proses vital badan anda dan tahu bagaimana menjawab semua persoalan.

Apapun yang dikesankan kepada pikiran bawah sadar akan termanifestasikan pada layar ruang dan waktu sebagai kondisi, pengalaman, dan kejadian. Hukum aksi dan reaksi itu universal. Pikiran anda adalah aksi dan reaksinya adalah tanggapan otomatis bawah sadar anda atas pikiran itu.

Dari penjabaran di atas, kita sudah memahami bahwa kita dan alam semesta adalah sebuah sistem energi. Pikiran, perasaan, dan tindakan kita adalah juga energi yang bergetar dan mempunyai frekwensi yang unik. Dan Ada jejak rekam energi dari setiap tindakan manusia di collective mind ini.

Ketika kita berada dalam frekwensi keselarasan dengan frekwensi & Vibrasi tertentu di alam semesta, maka kita akan bergerak tanpa henti ke segala penjuru dunia mengikuti pergerakan frekwensi tersebut.

Keselarasan energi ini memunculkan gabungan berbagai peristiwa "KEBETULAN" yang termanifestasi sebagai kenyataan pengalaman atau nasib yang kita alami.

Tanpa alasan yang jelas, kita mendapat ide dan inspirasi untuk bergerak ke arah tertentu, kemudian bertemu dengan suatu kejadian tertentu, orang tertentu, di tempat dan waktu yang tertentu, serta mendapat asupan informasi dan pengalaman yang tertentu pula. Yang mana, moment-moment yang bersifat kebetulan ini menjadi Titik-titik kejadian yang akan membentuk rangkaian nasib yang kita alami.

Para ahli psikologi dan psikiatri menunjukkan bahwa bila sebuah ide atau sebuah pokok pikiran disampaikan kepada pikiran bawah sadar, akan terbentuk kesan dalam sel-sel otak. Pikiran bawah sadar menggunakan daya tak terbatas, yaitu energy dan kebijaksanaan dari dalam diri manusia dan semua hukum alam untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan tersebut.

Kesimpulannya :

Lingkaran karma terbentuk dari energi Pikiran, Perasaan, dan Tindakan yang berlaku pada sebuah kejadian yang membentuk Medan Magnet dengan Pola Vibrasi energi dan frekwensi yang tertentu.

Di dalam pikiran bawah sadar, tindakan tadi akan membentuk sebuah program pikiran baru. Atau memperkuat program pikiran lama yang selaras dengannya. Yang akan mempengaruhi kecenderungan kita dalam bersikap, berkata, dan bertindak di masa kini dan masa yang akan datang.

Sedangkan di dimensi alam semesta, medan energi tindakan kita akan menarik berbagai sumber daya yang diperlukan baginya untuk tumbuh dan berkembang.

Apakah benih tindakan yang anda tanam dan pancarkan itu baik ataukah buruk, maka mereka mempunyai peluang yang sama untuk tumbuh berkembang dan membentuk suatu Lingkaran Kejadian di dalam kehidupan kita Yang mempengaruhi bagaimana Nasib kita terbentuk di masa yang akan datang.

Lingkaran kejadian inilah yang disebut sebagai RODA KARMA atau Lingkaran Karma.

Lalu apa Rahasia Terbebas Dari Hukum Karma untuk men-stop Karma Buruk agar tidak sampai menimpa kita?

CUT & OVERLOADING
Sebelum saya menjawab pertanyaan anda, tahukah anda. Mengapa banyak Konglomerat dan Milyuner sukses di seantero dunia ~ apapun agama dan kepercayaannya ~. Mempunyai kebiasaan untuk melakukan Sedekah, Donasi, ataupun sumbangan secara besar-besaran? Bahkan walau ada diantara mereka ini, yang sama sekali tidak percaya pada ajaran agama apapun, alias Atheis ataupun Agnostic.

Apakah itu dilakukan karena semata-mata mereka ini baik hati, dermawan, dan patuh pada Ajaran Tuhan?

Jawabannya, bisa Iya dan bisa juga Tidak.

Sebagaimana sudah kita bahas di bagian awal. Bahwa tidak ada manusia yang terlepas dari khilaf dan salah. Dan biasanya, semakin besar bisnis seseorang. Semakin besar beban tanggung jawab yang dia pikul atas nasib banyak orang. Semakin banyak dia mengambil keputusan-keputusan yang besar pengaruhnya bagi kehidupan umat manusia. Maka, semakin besar pula resiko mereka untuk melakukan tindakan yang salah.

Fakta membuktikan, bahwa Suatu keputusan dan tindakan yang dianggap baik dan benar oleh sekelompok orang. Bisa menuai hujatan dan caci maki dari kelompok lainnya. Suatu tindakan bisa menguntungkan suatu fihak tertentu dan merugikan fihak lainnya.

Itu sebabnya, agar Lingkaran Karma Nasib Baik senantiasa hadir dan mengikuti kehidupan mereka secara terus menerus. Pilihan tindakan logisnya Adalah dengan memperbesar Saldo Tabungan energi positif di alam semesta dengan memperbanyak sedekah. More You Give, More You Get. Ini prinsipnya.

Jika Lingkaran karma baik dan karma buruk mempunyai peluang yang sama untuk tumbuh dan berkembang.Dan jika anda secara sadar dapat segera menyadari bahwa diri anda sudah terjebak pada suatu lingkaran Karma Buruk. Maka, segera saja banjiri area tersebut dengan energi positif.

Misalnya,

~ Jika anda pernah menampar seseorang, maka agar anda terhindar dari karma buruk ditampar orang lain di masa datang. Maka perbanyaklah berbuat baik dengan tindakan mengasihi dan suka menolong orang lain.

~ Jika di masa lalu anda pernah punya hobi sebagai Playboy dan suka mempermainkan hati wanita, maka mulai sekarang dan seterusnya. Ubah tindakan anda, dengan menolong dan menyantuni dengan tanpa pamrih, sebanyak mungkin wanita yang membutuhkan bantuan.

~ Dll.

Jadi, langkah yang perlu diambil dalam tekhnik ini adalah CUT, memotong Pola sikap dan tindakan serta memutuskan untuk berubah menjadi lebih baik. Kemudian melakukan Positive Overloading, yaitu membanjiri area yang bermasalah dengan energi positif.

LIBERATION (Pembebasan Diri)
Langkah lain yang dapat dilakukan untuk memutus Lingkaran Karma Buruk adalah dengan mengajukan Proposal Pembebasan Diri.

Jika permasalahan anda adalah berkaitan dengan manusia, maka mintalah maaf dan ridlo darinya. Jika masalah anda adalah berkaitan dengan alam, maka memintalah maaf dengan alam dan selaraskan kembali diri anda dengan alam semesta. Dan jika permasalahan anda adalah berkaitan dengan Tuhan, Maka bersujudlah memohon ampun dan bertaubat padaNya.

Dengan melakukan langkah-langkah di atas tadi. Itu artinya anda sedang mengajukan proposal pembebasan diri anda dari Hukum karma yang akan menimpa anda.

Kesimpulan Akhir :

Agar diri kita Terbebas Dari Hukum Karma maka fahamilah bagaimana suatu lingkaran karma terbentuk. Fahami Variabel-variabel penyusunnya. Yaitu :
1. Hukum Kekekalan energi
2. Akashic Record (Jejak rekam energi di memory semesta)
3. Hukum Keselarasan dan Azaz Sinkronitas
4. Hukum Sebab Akibat & Hukum pertumbuhan
5. Mekanisme kerja Consciousness (Pikiran sadar, Bawah Sadar, & Super Sadar).

Kemudian praktekkan Langkah-langkah terapinya yang meliputi :
1. Memutus Lingkaran karma, meminta pembebasan & ridlo.
2. Overloading. Menyeimbangkan neraca saldo bank gaib
3. More and more.. to give..

Demikian, tulisan saya mengenai Lingkaran Karma dan bagaimana terbebas dari karma buruk. Semoga bermanfaat untuk anda.

Salam Kesadaran

Edi Sugianto,
FOUNDER NAQSDNA



BONUS ANDA
Dapatkan Diskon, Bonus, & Cashback senilai Jutaan rupiah. Jika anda GABUNG

“TRANCE IMMERSION WORKSHOP“
Paket Smart

Daftar Sekarang

Dan Pastikan, SUKSES adalah Arah Hidup Anda.




SHARE JIKA MANFAAT :

SEMBUH TUMBUH AMPUH

Scroll to top